Anggota Pramuka peserta Jamboree On The Air didampingi Instruktur JOTA tampak serius berkomunikasi dengan anggota Pramuka dari daerah lain melalui perangkat amatir radio.

Anggota Pramuka Riau Berkomunikasi dengan Pramuka dari 13 Negara Melalui Jota-Joti

Bagikan :

Cakrawalatoday.com – Anggota Pramuka dari Kwartir Daerah Riau mengikuti Jamboree On the Air (Jota) ke83 dan Jamboree On the Internet (Joti) ke-41 yang belangsung 16 hingga 18 Oktober lalu. Melalui kegiatan ini, anggota Pramuka Riau dapat berkomunikasi dengan Pramuka dari berbagai Negara juga daerah lain di Indonesia.

Kegiatan diikuti oleh anggota Gerakan Pramuka yang terhimpun di dalam 34 Kwartir Daerah se-Indonesia dan anggota Pramuka dari berbagai Negara. Anggota Gerakan Pramuka berkomunikasi melalui perangkat amatir radio dan hubungan daring, dengan mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tema yang diambil adalah ‘Gerakan Pramuka sebagai pelopor kedisiplinan dan kepedulian nasional di masa pandemi covid-19’. 

Kwarda Riau melalui Dewan Kerja Daerah ikut berpartisipasi pada kegiatan Jota Joti dengan mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari pembukaan hingga penutupan. Jota Joti dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Kwarnas, Kingkin Suroso secara daring pada Jum’at sore (16/10/2020). Ketua Kwarda Riau yang diwakili Andalan bidang bina muda Herry Syahrial bersama Pengurus ORARI Daerah Riau, Dewan Kerja Daerah Riau, Kepala SMK Labor, peserta Jota Joti dan undangan antusias mengikuti pembukaan dari SMK Labor binaan FKIP Universitas Riau.

Acara pembukaan Jota Joti ditandai dengan QSO perdana Waka Kwarnas Supriyadi bersama Kwarda Banten dari Stasiun Induk Pengawas dan Pengendali Jota (YHOJ) dan Stasiun Induk Joti dengan melakukan percakapan perdana bersama Kwarda Riau.

Foto bersama setelah penutupan JOTA JOTI Nasional di SMK Labor binaan FKIP Universitas Riau, Ahad (18/10/2020).

Ketua Kwarnas Budi Waseso dalam sambutan yang dibacakan Kingkin Suroso mengatakan, melalui Jota dan Joti Pramuka harus terus mengembangkan dua gerakan yang telah diarahkan Presiden RI selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka, yaitu Gerakan Kedisiplinan Nasional dan Gerakan Kepedulian Nasional.

Melalui Gerakan Kedisiplinan Nasional, para Pramuka diharapkan dapat menjadi contoh perilaku disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan di manapun berada. Mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin, menggunakan masker, dan menjaga jarak di keramaian. Sementara, melalui Gerakan Kepedulian Nasional, para Pramuka diharapkan untuk terus peduli membantu sesama warga masyarakat yang mengalami kesulitan di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Terus berdisiplin mematuhi protokol kesehatan dan sekaligus terus peduli pada sesama, menumbuhkan sikap empati, siap menolong mereka yang membutuhkan. Ini juga menjadi cara dan sikap kita sebagai Pramuka yang selalu siap membela bangsa dan negaranya,” ujar Ka Kwarnas.

“Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika serta ORARI Pusat dan ORARI Daerah yang telah menjalin kerjasama dengan kami sejak tahun 1976 atau 44 tahun lalu,” tambahnya.

Ketua DKD Riau, Jubahrudin menyampaikan stasiun Jota Kwarda Riau berada di Kantor ORARI Daerah Riau dengan Call Sign YH5NJA sedangkan stasiun Joti Kwarda Riau berada di SMK Labor Binaan FKIP Universitas Riau. DKD Riau juga melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka menyukseskan kegiatan Jota Joti, seperti pemberian materi oleh instruktur Jota dari Pengurus ORARI Daerah Riau tentang amatir satelit, komunikasi radio amatir, simulasi kegiatan menggunakan alat komunikasi HT, pemberian materi oleh Instruktur JOTI dari SMK Labor tentang percakapan via scoutlink, pangilan video via zoom meeting, serta aktivitas sosial media seperti facebook, twitter, blog, dan lainnya.

“Ada 20 Kwarda dan 27 Kwarcab yang dapat terhubung oleh peserta Jota Kwarda Riau dalam komunikasi melalui radio amatir. Sedangkan untuk Joti, peserta dari Kwarda Riau dapat berkomunikasi melalui internet sebanyak 13 Negara dan 19 Kwartir Daerah. Untuk Negara ada dari Malaysia, Bolivia, Kolombia, Peru, Kosta Rika, Inggris, Swiss, Australia, Italia, Venezuela, Sri Lanka, Denmark dan Jamaika,” terang Jubahrudin.  

Jota Nasional ke-83 dan Joti Nasional ke-41 secara resmi ditutup oleh Ketua Kwarnas yang diwakili Waka Kwarnas Supriyadi di Stasiun Induk Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Aula Tirta Teja Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, Ahad (18/10/20) sore.

Di akhir acara, penutupan Jota Joti Kwarda Riau ditandai dengan pelepasan tanda peserta, pemasangan tanda ikut serta kegiatan Jota Joti, pemberian piagam penghargaan kepada ORARI Daerah Riau, SMK Labor Binaan FKIP UNRI, Instruktur Jota dan Joti atas bantuan dan kerjasamanya dalam menyukseskan keikutsertaan Kwarda Riau dan pemberian hadiah kepada kelompok terbaik 1 hingga 4.

Penutupan dihadiri Wakil Ketua Kwarda Riau Joko Pujiono, Andalan Herry Syahrial, Kepala SMK Labor Hendripides, Pengurus ORARI Daerah Riau, Pengurus DKD Riau, dan peserta Jota Joti Nasional.**

Rilis

BERITA TERKAIT

Ketua Kwarda Riau Lantik Mabicab Pramuka Bengkalis Masa Bakti 2020-2025

Redaksi

Kwarda Riau Perdana Selenggarakan Rakor Binawasa dengan Pusdiklat se-Daerah Riau

Redaksi

Peringati Sumpah Pemuda, Kwarda Riau Adakan Webinar Nasional Kepramukaan

Redaksi

Kwarda Riau Anugrahkan Tanda Penghargaan dan Lantik Organisasi Pendukung

Redaksi

Kwarda Riau gelar Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-59 Secara Virtual

Redaksi

Hari Pramuka, Kwarda Riau Adakan Ulang Janji dan Donor Darah

Redaksi