Unit Produksi Terapung (Floating Production Unit/FPU) proyek IDD, Kalimantan, Indonesia. (Doc. Chevron)

Cadangan Gas RI Bak Remahan Rengginang Bila Tanpa Natuna

Bagikan :

CAKRAWALATODAY.COM – Bukan cuma cadangan minyak Indonesia yang tak seberapa, cadangan gas RI ternyata juga tak sebesar yang diperkirakan. Jika pakai istilah zaman sekarang, cadangan gas nasional negeri ini bak remahan rengginang.

Kecilnya cadangan gas RI diungkap oleh eks Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar saat paparan di Badan Anggaran DPR RI.

“Apakah cadangan gas kita lebih baik? Cadangan gas hanya 1,5% dari cadangan terbukti dunia,” paparnya, Senin (17/2/2020).

Ia menjelaskan cadangan gas terbukti Indonesia sampai saat ini sebesar 100 tcf (triliun kaki kubik), namun sebanyak 40 tcf-nya berada di Laut Natuna yang sampai saat ini belum ada perkembangan signifikan penggarapan proyeknya.

“Kalau belum bisa didevelop, cadangan terbukti yang bisa dikelola Indonesia cuma 60 tcf,” jelasnya.

Ia kembali menegaskan masalah cadangan tidak menjamin kemakmuran suatu bangsa, seperti Venezuela yang menjadi raja minyak namun terbukti terjerat masalah ekonomi. Begitu juga dengan negeri-negeri yang kaya cadangan gas.

“Negara kaya gas lebih makmur? Belum tentu juga, liat Iran, Qatar. Indonesia cuma mewakili 1,5% cadangan terbukti dunia. Kalau kita kurangi Natuna 40 tcf, rangking kita jauh di bawah,” jelasnya.

Arcandra juga menyinggung soal cadangan minyak RI yang di bawah 3 miliar barel dan tidak ada peningkatan signifikan selama bertahun-tahun. Angka ini hanya 0,2% dari cadangan minyak terbukti dunia. Dari sisi posisi, Indonesia bahkan masih kalah jauh dengan Malaysia yang berada 7 sampai 8 peringkat di atasnya.**

Sumber: CNBC Indonesia

Print Friendly, PDF & Email