Mahasiswa Unilak Sosialisasi Bank Sampah di Kelurahan Limbungan Baru

Bagikan :

CAKRAWALATODAY.COM – Sebelas Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru melakukan kegiatan sosialisasi penelolaan sampah di Kelurahan Limbungan Baru, Rumbai Pesisir, Pekanbaru. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang ada di sekitar Kampus Unilak, melalui mata kuliah Bank dan Lembaga Keuangan yang diampu oleh Prama Widayat SE MM AAAIK.

11 Mahasiswa Prodi Manajemen Kelas 3.2 itu adalah Yaniria Luaha, Fitri Suriana Gultom, Yustina Harefa, Mardian Nata, Dian Ayu Ningrum, Manisha Koirala, Cindy Amanda, Muhammad Hamdani, T Satria Adika, Turedo Polma Janri Nainggolan dan Ferdinand Lamhot. Mereka di bawah bimbingan Dosen Fakultas Ekonomi Unilak Prama Widayat bersama Nurhayani Lubis SE MSi dan Sri Maryanti SE Msi.

Mahasiswa ditugaskan untuk membangun bank sampah. Kelompok yang diketuai oleh Turedo Polma Janri Nainggolan ini memilih Kelurahan Limbungan Baru sebagai lokasi, yang mendapat sambutan positif dari Lurah Raja Putri Yulia, serta ibu-ibu PKK setempat.

“Kegiatan ini sengaja diadakan di hadapan ibu-ibu PKK Kelurahan Limbungan Baru karena aktivitas kegiatan di sini lebih didominasi oleh ibu-ibu PKK. Kebetulan beberapa anggota PKK Kelurahan Limbungan Baru sebelumnya mereka juga sudah menjalankan bank sampah di tingkat Kecamatan Rumbai Pesisir maka sekarang akan coba dikembangkan di tingkat kelurahan. Selama kegiatan berlangsung terlihat ibu-ibu PKK sangat antusias dalam diskusi yang dilakukan, karena memang selama ini sampah menjadi masalah yang menghantui rumah tangga,” ungkap Prama.

Dengan dimulainya menghidupkan bank sampah tingkat kelurahan Limbungan Baru, kata dia, diharapkan akan menjadi solusi permasalahan sampah, menjaga lingkungan menjadi bersih dan memberikan pendapatan tambahan bagi ibu-ibu rumah tangga.

“Langkah awal dalam memulai bank sampah ini adalah dibentuknya pengurus yang akan mengelola bank sampah. Kemudian menentukan waktu satu kali dalam seminggu untuk mengumpulkan sampah, di mana pengumpulan akan ditentukan oleh pengurus nantinya. Selama tiga bulan sejak bulan November hingga Desember 2019 pengurus bank sampah Limbungan Baru akan didampingi oleh mahasiswa Manajemen Kelas 3.2 dan di bawah pengawasan dosen,” terangnya.

Prama Widayat yang juga pembina Forum Pemuda Pejuang Dunia Pendidikan (FPPDP) Kota Pekanbaru ini menjelaskan, selama 3 bulan tersebut akan selalu dievaluasi setiap kekurangan yang terjadi sehingga kedepannya dalam pengelolaan bank sampah lebih profesional. Ditargetkan bank sampah Limbungan Baru bisa memiliki mesin pencacah plastik dan membuat produk kreatif lainnya

“Bagi mahasiswa juga sebagai sarana pembelajaran di luar kelas dan juga meningkatkan soft skill dalam berkomunikasi,” ucap Prama yang juga alumni HMI.**

Rilis

Print Friendly, PDF & Email