Mahasiswa PCR Ciptakan Robot Underwater yang Mampu Merekam, Mengukur Suhu dan Tekanan

Bagikan :

Cakrawalatoday.com – Mahasiswa Politeknik Caltex Riau (PCR) berhasil membuat sebuah robot underwater. Robot ini merupakan hasil dari Proyek Akhir (PA) Bagas Prayoga, mahasiswa Program Studi D3 Teknik Mekatronika.

“Indonesia sebagai negara maritim terluas di dunia memerlukan proses monitoring bawah air demi terjaganya ekosistem dan sumber daya perairan. Hal itu merupakan latar belakang dari pembuatan Undewater ROV sebagai proyek akhir dan syarat kelulusan saya,” ungkap Bagas.

Remotely Operated Vehicle (ROV) adalah sebuah robot bawah air yang dikendalikan dari jarak jauh dengan operator ROV yang berada pada kondisi wilayah yang aman. ROV dapat bekerja pada lingkungan bahwa air yang tidak mungkin dijangkau oleh manusia. Umumnya, ROV saat ini digunakan untuk melakukan pekerjaan seperti penjelajahan, inspeksi, dan eksplorasi bawah laut secara real time, yang sebelumnya harus dilakukan oleh manusia.

Bagas mengatakan bahwa tujuan dari penelitian ini adalah membuat ROV yang dapat melakukan manuver secara stabil dan memiliki pergerakan yang bervariasi serta melakukan pengambilan data berupa gambar, suhu dan tekanan dalam air.

Untuk membuat robot ini tidaklah mudah, butuh waktu cukup panjang dan komponen khusus dalam pembuatan robot ini.

“Banyak rintangan dalam membuat robot ini, di antaranya yakni pemilihan komponen yang digunakan harus bisa bertahan dalam air dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, rangka, pemberat dan pelampung juga berpengaruh terhadap ROV ini sehingga dapat melakukan manuver di dalam air. Alhamdulillah, kurang lebih selama tujuh bulan saya melakukan penelitan dan membangun robot ini sehingga bisa beroperasi dengan baik dan lulus pada proyek akhir. Terimakasih kepada Pak Tianur S ST MEng selaku pembimbing PA dan semua teman-teman yang membantu,” ujar Bagas.

Bagas juga mengatakan bahwa ROV yang dibuat saat ini ada beberapa perbedaan dengan robot sebelumnya. Selain itu batas maksimum robot ini mampu menyelam dan beroperasi masih sangat terbatas.

“Ada robot serupa dengan robot yang saya buat. Perbedannya terletak pada jumlah pergerakan yang bisa dilakukan oleh robot. Pada penelitian sebelumnya, rata rata hanya bisa melakukan empat sampai enam pergerakan, sedangkan pada penelitian saya robot dapat melakukan dua belas pergerakan. Selain itu, robot saya memiliki bentuk yang mendukung keseimbangan ROV sehingga mampu melakukan dua belas pergerakan yang stabil,” ungkapnya.

Batas maksimum kedalaman ROV ini adalah sedalam 5 meter. ROV ini memiliki 3 fitur di antaranya dapat malakukan monitoring dan merekam aktivitas di dalam air, serta mengukur suhu dan tekanan yang dapat ditampilkan pada layar operator ROV.**

Rilis

BERITA TERKAIT

Mantap! Prodi Teknik Informatika Politeknik Caltex Riau Raih Akreditasi A

Redaksi

Dr Mohammad Yanuar Resmi Jabat Direktur Politeknik Caltex Riau 2020-2022

Redaksi