Peduli Kemanusiaan Covid-19, KBIP Unri Dirikan Base Camp dan Bagikan Sembako

Bagikan :

CAKRAWALATODAY.COM – Relawan Keluarga Besar Ilmu Pemerintahan (KBIP) Universitas Riau Melawan Corona melakukan aksi kemanusiaan dengan membuka base camp relawan KBIP di Jalan Pakis Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan Pekanbaru, Sabtu (4/4/2020).

Berbagai aksi dalam rangka mencegah Covid-19 di Pekanbaru di base camp tersebut meliputi pembagian hand sanitizer sebanyak lebih kurang 400 botol berukuran 25 ML, pembagian masker sebanyak 200 lembar, dan pembagian sembako.

Khusus sembako, dibagikan langsung kepada masyarakat dengan turun ke jalan yang menyasar kepada pedagang kecil, penyapu jalanan, pengemudi ojek online, dan lain- lain.

Selain itu, relawan KBIP UNRI ini juga menyediakan wastafel cuci tangan dan bilik disinfektan. Untuk bilik disinfektan sudah diletakkan di masjid Al Wahidin Pekanbaru sebagai sumbangsih kepada masyarakat di lingkungan sekitar masjid.

Koordinator Relawan KBIP UNRI Rahmat Gusra kepada wartawan mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan melihat wabah virus Corona (Covid-19).“Kegiatan seperti ini kita lakukan sebagai bentuk kepedulian kita dan keprihatinan kita melihat wabah ini yang semakin masif tersebar,” ujarnya, Ahad (5/4/2020).

Menurut Rahmat, dalam menangani persoalan virus Corona ini, pemerintah belum maksimal bekerja. Sementara, masyarakat terpaksa harus keluar mencari pendapatan untuk kebutuhan rumah tangga karena kebutuhan hidup sebagian masyarakat di Pekanbaru ini didapat dengan bekerja secara harian.

“Dalam kegiatan ini kita juga mengalami beberapa kendala seperti tingginya harga bahan baku termasuk harga botol jenis isi ulang yang kita gunakan dalam hand sanitizer terus merangkak naik harganya,” terangnya.

Rahmat menjelaskan, serangkaian kegiatan tersebut dananya diperoleh dari hasil donasi Keluarga Besar Ilmu Pemerintahan Unri secara swadaya mandiri. “Kegiatan ini dananya kita peroleh dari teman-teman Keluarga Besar Ilmu Pemerintahan Unri secara swadaya dan mandiri,” tutupnya.**/RA

Print Friendly, PDF & Email