Dandrem 031/WB Brigjen TNI M Sech Ismed dan Kepala BPBD Riau Edwar Sanger.

Tinjau Karhutla di Tiga Daerah Bersama Danrem, Edwar: Alhamdulillah Sudah Padam

Bagikan :

CAKRAWALATODAY.COM – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger menyebut Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sempat membara di beberapa daerah, sudah padam.

Menurut Edwar, hal itu dipastikan setelah hasil peninjauan menggunakan helikopter patroli pagi ini. Dandrem 031/WB Brigjen TNI M Sech  Ismed beserta LO BNPB Brigjend TNI Saharudin juga turut melakukan peninjauan dari udara tersebut.

“Alhamdulillah sudah padam semua. Kami bersama pak Danrem, Brigjend TNI Saharudin dari LO BNPB juga ikut,” kata Edwar, Selasa (7/7/2020), mengutip mediacenterriau.

Salah satu titik Karhutla yang ditinjau adalah Pulau Rupat, Bengkalis. Selain itu, pemantauan dari udara ini dilanjutkan ke Dumai dan Siak.

Saat ini menurut Edwar lagi, Tim Satuan Tugas (Satgas) baik darat mau pun udara terus bersiaga melakukan Karhutla. “Yang kita pantau tadi Rupat, Dumai, Siak,” ujarnya.

Sebelumnya, Edwar menyatakan total luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terbakar di Riau hingga saat ini sudah mencapai 1.353,8 hektar. Total luasan lahan yang terbakar tahun ini diklaim jauh berkurang dibanding tahun sebelumnya pada periode yang sama yang mencapai 3.666 hektar.

“Karhutla tahun ini jauh berkurang dibanding tahun lalu dengan periode yang sama,” kata Edwar usai mengikuti Rapat Koordinasi Karhutla di Balai Dang Merdu Bank Riaukepri, (6/7/2020).

Menurut Sanger, jauhnya penurunan luasan Karhutla yang terjadi tahun ini tak terlepas dari Dasboard Lancang Kuning yang ditaja Polda Riau. Karena melalui program itu, bisa memberikan laporan setiap saat. Begitu juga titik panas, termasuk jumlah personel serta apa yag harus dilakukan.

Selain itu, Sanger juga tak menepikan peran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sudah memberikan bantuan penanganan Karhutla. Mulai modifikasi cuaca, helikopter water boombing, mau pun heli patroli.

Adapun luas terbakar seluas 1.353,8 hektar itu yakni tersebar di Rokan Hilir 52,25 hektar, Dumai 117,1 hektar, Bengkalis 347,1 hektar, Kepulauan Meranti 41,2 hektar.

Kemudian ada juga Siak 166,39 hektar, Pekanbaru 15,16 hektar, Kampar 22,25 hektar, Pelalawan 100,1 hektar, Indragiri Hulu 48,25 hektar, Indragiri Hilir 444 hektar, sementara untuk Kuantan Singingi dan Rokan Hulu dilaporkan masih nihil.

“Untuk helikopter kita sekarang ada enam heli water boombing, dua patroli yang disiagakan,” ungkap Sanger.**

Print Friendly, PDF & Email