Pengembangan Kewirausahaan di Desa Wisata Tanah Putih Tanjung Merawan Jadi Perhatian Dosen UIR

Bagikan :

CAKRAWALATODAY.COM –  Destinasi Wisata Tanah Putih Tanjung Merawan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau merupakan destinasi yang dikembangkan dengan melibatkan masyarakat desa melalui kelompok sadar wisata, dimana kelompok ini dapat mengembangkan ekonomi kreatif yang menghasilkan nilai tambah dalam ekonomi rumah tangga.

Melalui program-program yang mereka laksanakan telah terbukti mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengurangan angka kemiskinan penduduknya.

Dr Kasman Arifin ZA bersama tim dari Program Studi Akutansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru yakni Siska SE MSi Ak CA, Dra Eny Wahyuningsih MSi Ak, Yusrawati SE MSi, dan Eka Dewi Salma Sari melihat, salah satu program produktif yang mereka kembangkan di Desa Tanah Putih ini adalah kerajinan tangan berupa tembikar serta kuliner masakan khas Melayu, selain mengelola homestay untuk wisatawan yang ingin mencoba dan menikmati suasana pedesaan.

Salah satu potensi wisata di Tanah Putuh, Rokan Hilir

“Tujuan akhir yang diinginkan dari program ini adalah berkembangnya usaha yang dimiliki masyarakat dan tumbuhnya usaha baru yang dapat menghasilkan pendapatan bagi keluarga, sehingga mereka dapat berubah dari masyarakat miskin menjadai masyarakat sejahtera,” ujar Kasman yang hadir di Tanah Putih untuk memberikan pendampingan pengembangan kewirausahaan di desa tersebut.

Untuk mencapai tujuan ini, katanya, tentunya Dinas Parawisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rokan Hilir harus berkolaborasi dan menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk dengan perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan  berbagai  kelemahan yang dimiliki masyarakat pedesaan saat ini sebagai pelaku usaha mikro kecil (UMK), yaitu perkembangan usaha yang cenderung stagnan, akses pasar yang terbatas, keterbatasan manajemen dan pembukuan, dan penguasaan teknologi yang rendah.

“Serta kurangnya pembinaan dari pihak-pihak yang diharapkan dapat membantu perkembangan dan peningkatan usaha mereka,” katanya.

“Berdasarkan alasan dan pertimbangan itu maka kami para dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Riau melakukan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan tentang bagaimana mengembangkan potensi ekonomi dan usaha yang dimiliki oleh masyarakat agar pendapatan mereka meningkat dan usaha mereka berkembang,” tambah Kasman.

Dijelaskan, beberapa hal yang dilakukan adalah memberikan pengetahuan kepada para pelaku usaha (masyarakat) tentang pentingnya memiliki dan memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia agar dapat mengelola usaha dengan manajemen yang lebih baik.

“Para pelaku dan pemilik usaha home industry mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana mengelola sebuah usaha dan memasarkan hasil produksi dengan baik. Kita menambah wawasan para pelaku usaha home industry tentang tata kelola (manajemen) suatu usaha, serta pentingnya untuk selalu menambah pengetahuan bisnis guna meningkatkan pendapatan usaha,” tutup Kasman.**

Print Friendly, PDF & Email