Jasa Raharja Gelar Safety Campaign di Nongsa, Dorong Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas

Batam – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kepulauan Riau menggelar program Safety Campaign On The Road di kawasan Mega Techno City (MTC), Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kepri, Rikka Inri Dalosa, turut hadir dalam kegiatan yang menyasar masyarakat di salah satu wilayah yang menjadi perhatian dalam upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas.
Dalam kegiatan itu, Jasa Raharja menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan pelayanan kepada masyarakat. Di antaranya pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, praktik Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) bersama dokter dari Dinas Kesehatan, Safety Quiz, Safety Voice, serta Talk Show keselamatan.
Melalui Safety Quiz, masyarakat diajak menguji pemahaman dasar mengenai keselamatan berkendara. Sementara Safety Voice menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyuarakan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.
Rikka mengatakan kegiatan tersebut mendapat perhatian dari masyarakat. Warga tidak hanya datang untuk menyaksikan kegiatan, tetapi juga mengikuti berbagai aktivitas yang disediakan.
” Kegiatan ini banyak digemari dan dikunjungi oleh masyarakat umum, baik yang berkunjung untuk menyaksikan kegiatan, menguji tes pemahamannya, maupun melakukan pengecekan kesehatan gratis,” ujar Rikka.
Ia menjelaskan, Safety Campaign On The Road menjadi salah satu pendekatan yang dilakukan Jasa Raharja untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keselamatan berlalu lintas.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan Safety Campaign On The Road, merupakan pendekatan baru dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan menjadikan satu event sederhana yang mengenalkan fungsi keselamatan berlalu lintas, baik dari sisi praktik maupun materi yang disampaikan oleh tim Jasa Raharja,” kata Rikka.
Menurutnya, pemilihan Kecamatan Nongsa sebagai lokasi kegiatan tidak terlepas dari perhatian terhadap titik rawan kecelakaan di Kota Batam, baik berdasarkan lokasi kejadian maupun domisili korban kecelakaan.
Program tersebut juga diarahkan untuk membentuk agen-agen keselamatan yang dapat memperkuat budaya tertib berlalu lintas di lingkungan dan komunitas masing-masing.
Jasa Raharja Kepri berencana memperluas kegiatan serupa ke sejumlah wilayah lain yang menjadi titik perhatian keselamatan lalu lintas, termasuk Kecamatan Batam Kota dan Kecamatan Batu Ampar.
Pada kesempatan yang sama, Penanggung Jawab Pelayanan Jasa Raharja Kepri, Riswanda, turut menyampaikan informasi mengenai program pemutihan pajak kendaraan di wilayah Kepulauan Riau.
Ia juga memperkenalkan aplikasi MyJasfren yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai informasi dan layanan Jasa Raharja secara digital, termasuk informasi terkait kendaraan bermotor, keselamatan berlalu lintas dan perlindungan Jasa Raharja.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat ikut menjadi agent of change dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas.
Jasa Raharja juga mengingatkan masyarakat agar selalu memeriksa kondisi kendaraan dan memastikan kondisi fisik pengendara sebelum bepergian. Pemahaman mengenai pertolongan pertama pada korban kecelakaan juga dinilai penting agar masyarakat dapat memberikan bantuan awal secara tepat saat menemukan kecelakaan.
Kecelakaan lalu lintas sendiri dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kelalaian manusia, kondisi kendaraan dan jalan hingga faktor cuaca maupun lingkungan.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Jasa Raharja menyatakan terus berkomitmen memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas jalan.
Perlindungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Lalu Lintas Jalan.
Melalui kampanye keselamatan tersebut, Jasa Raharja berharap kesadaran masyarakat untuk tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan semakin meningkat, sehingga dapat mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kota Batam dan Kepulauan Riau. (*)


