Erwin Resmi Menjabat sebagai Direktur Politeknik Caltex Riau 2026-2030

Cakrawalatoday.com — Dr Erwin Setyo Nugroho resmi mengemban jabatan sebagai Direktur Politeknik Caltex Riau (PCR) periode 2026-2030, usai dilantik oleh Ketua Umum Yayasan Politeknik Chevron Riau (YPCR) Ir Akson Brahmantyo. Pelantikan Erwin dilakukan dalam upacara pelantikan dan serah terima jabatan yang berlangsung di Auditorium PCR, Senin, 3 Agustus 2026.
Erwin melanjutkan estafet kepemimpinan menggantikan Dr Dadang Syarif Sihabudin Sahid SSi MSc yang telah menyelesaikan masa baktinya sebagai Direktur PCR.
Ketua Umum YPCR Akson Brahmantyo menyebut pelantikan ini terasa istimewa karena bertepatan dengan tahu Semarak Perak 25 tahun PCR. “Di usia inilah PCR dituntut untuk naik kelas. Dari yang baik menjadi luar biasa, dari uang Unggul menjadi IDEAL,” ujarnya.
Akson menyampaikan tiga amanah utama kepada Direktur PCR yang baru, yaitu memperkuat kualitas akademik, melanjutkan pembangunan dan pengembangan institusi, serta menjaga sekaligus mengobarkan nilai-nilai budaya yang telah menjadi identitas PCR.
Ia juga memberikan penghargaan kepada Dr Dadang Syarif Sihabudin Sahid atas dedikasi dan berbagai capaian yang berhasil diraih selama memimpin PCR. “Banyak kemajuan dan prestasi yang telah dicapai. Salah satu pencapaian terbesar adalah bagaimana beliau menyiapkan tongkat estafet kepemimpinan. Proses regenerasi ini bahkan sudah dipersiapkan sejak dua tahun lalu,” ujarnya.
Ia juga mengatakan estafet kepemimpinan ini untuk memastikan bagaimana organisasi terus bertumbuh dan berkembang,
Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya yang mewakili Plt Gubri, Asisten I Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru Syamsuwir, Dewan Pembina PCR diantaranya Prof Nazir karim, Saleh Djasit, dan mambang Mit, jajaran pnegurus YPCR, Rektor dari perguruan tinggi lain di Pekanbaru, serta sivitas akademika PCR.
Sementara Erwin menekankan pentingnya sinergi pentahelix agar perguruan tinggi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Mari bersama-sama membangun kolaborasi dan sinergi antara kampus, pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan media. Institusi akan menjadi baik ketika mampu menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.
Erwin juga mengingatkan bahwa jabatan direktur bukanlah sebuah kehormatan, melainkan amanah untuk mengabdi. Menurutnya, budaya kepemimpinan di PCR selama ini selalu mengedepankan semangat pengabdian, tanggung jawab, dan keberlanjutan dalam membangun institusi.

Sedangkan Dadang Syarif Sihabudin Sahid mengungkapkan terima kasihnya kepada berbagai pihak yang telah mendukung kinerjanya selama memimpin PCR. Namun ia yakin masih banyak ruang perbaikan yang bisa dilakukan oleh direktur PCR yang baru dilantik.
“Saatnya PCR perlu energi baru untuk mewujudkan mimpi-mimpi ke depan, setidaknya untuk 25 tahun mendatang. Bagaimana meningkatkan sumberdaya manusia di bumi Lancang Kuning ini,” ujarnya.
Dadang menyinggung 25 tahun berdirinya PCR. Menurutnya, PCR telah dipimpin oleh leader-leader yang luar biasa, sehingga PCR dapat berada di posisinya seperti hari ini.
“Terima kasih juga, saya merasa terhormat memimpin orang-orang keren, talenta-talenta hebat yang begitu dinamis,” kata Dadang. “Sekali lagi terima kasih kepada seluruh sivitas akademika. Tidak mudah, tetapi dengan semangat kebersamaan kita bisa melaluinya dengan baik. Saya bahagia punya tim yang baik.” */Abs


