M Nasir dan Fauzi Kadir

Kasus Nasir Diharapkan Picu Kesadaran Politik Publik Riau

Bagikan :

CAKRAWALATODAY.COM, Pekanbaru — Tokoh masyarakat Riau Fauzi Kadir berharap persoalan yang membelit politiskus Riau di Jakarta bisa meningkatkan kesadaran politik publik Riau.

Fauzi mencontohkan anggota DPR RI asal Riau, Muhamad Nasir yang kini sedang terseret persoalan hukum. Politisi Partai Demokrat itu dimintai keterangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kepulauan Meranti.

Menurut Fauzi, tadinya masyarakat Riau sangat membutuhkan politiskus yang dapat memperkuat daya tawar Riau di tingkat nasional.

“Mungkin karena orang Riau mudah dipengaruhi. Makanya politisi seperti Nasir dapat terpilih kembali meski kinerjanya untuk memperjuangkan Riau meragukan,” katanya, Jum’at (2/8/2019).

Nasir yang merupakan saudara kandung mantan Bendahara Partai Demokrat, Nazarudin itu, berurusan dengan KPK setelah lembaga anti rasuah itu melakukan pengembangan terhadap kasus gratifikasi yang menyeret anggota DPR RI Bowo Sidik Pangarso. Penggeledahan pun sempat dilakukan KPK di ruangan kerja Nasir pada Sabtu (4/5).

Fauzi berharap sikap selektif publik Riau ke depannya bisa membuat mereka tidak menyesali pilihan yang telah dibuat. “Tapi tentu dengan menyadari pentingnya politik, sehingga mengerti apa alasan untuk memilih, dan sadar akan yang dipilih,” tegasnya.

Adapun sorotan terhadap M Nasir kian menambah pandangan miring terhadap kinerja wakil rakyat asal Riau di Senayan. Selama ini sebagian masyarakat di Riau sering mempertanyakan peran anggota parlemen saat Riau dirundung persoalan. Salah satunya soal kebakaran hutan dan lahan yang terjadi hampir setiap tahun.**

Sumber: gatra.com